Laman

Wednesday, October 12, 2016

Rumah Pohon Abdul, Cafe dan Resto Berpanorama Ngarai Sianok




Keberadaan rumah pohon akhir-akhir ini begitu menarik perhatian di antara pengguna media sosial di Sumatra Barat. Para netizen ini berlomba-lomba untuk berkunjung ke rumah pohon dan melihat keunikan yang ditawarkannya. Ada yang menyajikan panorama alam atau menjadi tempat makan, sehingga rumah pohon ini begitu menarik sebagai destinasi wisata baru yang harus dikunjungi.

Hampir di tiap daerah di Sumatra Barat terdapat rumah pohon, misalnya saja Rumah Pohon Laing Park di Kota Solok sebagai destinasi wisata keluarga. Kemudian Rumah Pohon Puncak Gobah di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok yang menampilkan panorama alam berupa hamparan persawahan dan kawasan pesisir bagian selatan Danau singkarak yang sangat fotogenik.

Ada juga Rumah Pohon di Desa Wisata Rantih Kota Sawahlunto. Selanjutnya Rumah Pohon Sungai Buluah Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman yang menyuguhkan pemandangan Kota Padang, Padang Pariaman dan Samudera Hindia. Sedangkan di Kanagarian Limau-Limau Kecamatan Bayang Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan terdapat rumah pohon yang digunakan sebagai tempat makan yang bernama Warung Rumah Pohon Puli.



Nah, tidak mau ketinggalan juga di sekitaran Ngarai Sianok, Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi terdapat rumah pohon juga yang bernama Rumah Pohon Abdul Cafe & Resto. Tempat ini menawarkan berbagai macam kuliner menarik yang dipadupadankan dengan keindahan panorama Ngarai Sianok yang sangat kesohor itu.

Rumah Pohon Abdul Cafe & Resto ini baru dibuka sejak 01 Agustus 2016 dan beralamat di Lambah Sianok Anam Suku, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Pada hari biasa mulai buka pukul 11.00-19.00 WIB, sedangkan hari Jumat buka pukul 13.30-20.00 WIB. 


Tempat parkirnya repesentasif dan gratis. Akses jalannya bagus dan lokasinya mudah sekali dijangkau, tidak jauh dari objek wisata unggulan Kota Bukittinggi. Bila dari Jam Gadang menggunakan kendaraan pribadi, baik motor dan mobil dapat ditempuh kira-kira 10-15 menit.

Dengan melewati jalan penurunan Ngarai Sianok hingga melewati jembatan kemudian belok ke kanan, lurus terus. Di simpang pertama nanti akan ada papan nama tempat ini, kemudian belok ke kiri, tidak berapa lama akan menjumpai Rumah Pohon Abdul Cafe & Resto.

Di sini terdapat lima banguan, pertama banguan utama yang berlantai satu ini sebagai tempat makan dan kasir yang berada di dekat tebing berhadapan langsung dengan panorama Ngarai Sianok. Sebelahnya ada satu banguan bertingkat dua yang digunakan sebagai tempat memasak dan aktivitas pramusaji lainnya. Tidak jauh dari sana terdapat banguan bertingkat dua juga, lantai pertamanya sebagai toilet dan tempat wudu, kemudian pada lantai kedua sebagai mushalla.

Menariknya, terdapat dua banguan yang menjadi nilai jual tempat ini yaitu rumah pohonnya. Tempat ini sifatnya disewa kepada pengunjung dengan batas minimal 2 jam.

Pada rumah pohon pertama yang dekat dengan jalan adalah ruangan VIP Cemara dua tingkat tingkat pertama berukuran kira-kira 2x2 m dan tingkat kedua yang berukuran sekitar 3×7 m dengan kapasitas 20 orang dengan tarif sewanya Rp. 15ribu per orang selama 2 jam.

Untuk  rumah pohon kedua adalah ruangan VVIP Cendana yang berukuran sekitar 3×3 Meter berada di deakt tebing dengan panorama yang lebih dekat dengan Ngarai Sianok. Tempat ini tidak dipatok per orang, tapi hanya sewa tempat sebesar Rp 100.000,- selama 2 jam juga.

Harga kedua rumah pohon yang disewa ini di luar biaya makan dan minum yang dipesan ya. Saat saya ke tempat ini saja sudah boking terlebih dahulu dan ada antrian tunggu dari pengunjung lainnya. 

Menu Makanan, Itik Lado Hijau Juaranya


Soal menu makan dan minumannya cukup beragam, terdapat tiga jenis makanan yaitu oriental, continental dan tradisional. Menu oriental-nya mulai dari dari Rp.20 ribu hingga Rp.30 Ribu. Menu continental-nya mulai dari dari Rp.20 ribu hingga Rp.35 Ribu. Ada juga menu makanan ringan, pasta dan mie hingga menu tradisional Minangkabau atau salero kampuang yang mengungah selera, Itik Lado Hijau Koto Gadang.

Untuk minumannya ada jus, float and squash, milkshakes, teh, kopi, air mineral dan lainnya hingga terdapat juga dessert. Harganya terjangkau mulai dari Rp.6ribu hingga Rp.25ribu (dessert).

Menurut si Bakpau (Farrah Fadhilah Hanum), sahabat saya yang mengajak makan ke tempat hits ini. Chef di tempat ini yang bernama Agus, masih ada hubungan saudara dengannya dan berpengalaman soal masak memasak ini.

Kala itu, saya pergi liburan ke Kota Bukittinggi bersama sahabat saya lainnya, Fauziah Suci Wijaya (Uchi), abang Eka Mardika, adik Bakpau Fitrah Mardhatillah Husna (Una) dan Tika. Saya diajak oleh Uchi untuk ikut jalan-jalan, karena dia bersama temannya dari Dumai sedang liburan ke Ranah Minang. Begitu juga dengan Bakpau sedang liburan ke Padang, sebab dia sedang melanjutkan studi doktoralnya di Jepang.

Ayam Saus Rica-Rica harganya Rp.27.000,- 
Ayam Saus Rica-Rica harganya Rp.27.000,-  dan Lemon tea Rp.10.000,-
Ayam Saus Lada Hitam harganya Rp.27.000,-
Itik Lado Hijau Koto Gadang harganya Rp.35.000,-
Panorama Alam

Panorama Ngarai Sianok
Rumah Pohon Abdul Cafe & Resto ini memiliki pemandangan alam yang menawan, berhawa sejuk, suasannya serba hijau dan asri. Selain untuk tempat 'pemadam kelaparan', pengunjung juga akan disuguhkan panorama tebing-tebing Ngarai Sianok yang mendunia ini. Dibawahnya hamparan sawah nan hijau dan rumah penduduk yang tidak begitu rapat menjadi sajian pelengkap sembari menikmati makanan di tempat ini.

Barang kali akan lengkap rasanya bila berkunjung ke Rumah Pohon Abdul Cafe & Resto tidak sambil berfoto dan selfie ria berlatarkan pemandangan Ngarai Sianok sebagai paket istimewanya. Nah bila ingin mencoba silahkan reservasi dulu dengan menghubungi Rara 081266227676 dan Lufie 081282755686.






Peta Lokasi Rumah Pohom Abdul:


————————————————————————————————————————————————————
©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

12 comments:

  1. Waaaaahh
    Asri banget ya bang suasana nya

    Belum pernah ke sini deh
    Semoga pas liburan nanti kalau lagi main di sekitaran ngarai sianok bisa mampir ke sini uwuww

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia dunk aul. Lumayan seger lah. aman hawa sejuk. Asik untuk foto-foto :D

      Delete
  2. Replies
    1. Wah, bersyukur deh punya kampung seindah ini. Ayo pulang kampung. Tengok2

      Delete
  3. Tempat ini masih baru banget yaaa, kmrn lewatdoang dan di tunjukin kalo ada tempat nongkrong kece tapi aku ngak mampir ihik ihik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehhe ia mas buka sejak 1 agustus 2016 kemaren. Kalo ke Bukittinggi singgah ke sini juga mas soalnya searah menuju tebing takuruang yang ada cafenya itu loh :D

      Delete
  4. saya selalu kagum dengan keindahan sumatera barat ini...sepertinya lembah2 tinggi menjulang menghiasi tiap2 daerah sana ya...tambah lagi wisata rumah pohon dingarai ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih uni. Sumbar memang miliki keberagaman alamnya yg memikat. Hehe

      Makasih udah herkunjung uni

      Delete
  5. Tempatnya adem ya...makanannya juga ramah do kantong...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe ia Uni retno.
      Lumayan utk makanan siang dan panoramanya seger ditambah hawanya sejuk. Enak sekali

      Delete
  6. wuihhh sering lewat sini tapi ga pernah singgah, kapan kapan harus singgah >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo jalan-jalan ya bener2 jalan-jalan ya uni hehe
      Harusnya singgah2 dulu liat2 suasana mana tau ada tempat yang asik, seperti kafe ini hehehe :p

      Delete