Tuesday, February 24, 2015

Jembatan Barelang, Ikon Kota Batam

Tidak ke Batam bila belum singgah dan bermain sejenak di jembatan Barelang. Jembatan ini telah menjadi ikon Kota Batam, bahkan telah populer sebagai landmark-nya Pulau Batam. Apabila Kota Jakarta identik dengan Monas maka orang akan mengidentikan Kota Batam dengan Jembatan Barelang (Barelang Bridge).
Jembatan Barelang memiliki singkatan Batam, Rempang, Dan Galang yang menghubungkan beberapa pulau seperti  Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Setokok, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Pulau tersebut masuk kedalam wilayah adminstrasi Kota Batam, Kepulauan Riau, sekitar 25 kilimeter dari pusat kota.

Jembatan Barelang merupakan pilot project berteknologi tinggi yang digagas oleh BJ. Habibie dan melibatkan ratusan insinyur Indonesia tanpa campur tangan dari tenaga ahli luar negeri. Dibangun untuk memperluas wilayah kerja Otorita Batam (OB) sebagai regulator daerah industri Pulau Batam.

Pembangun jembatan Trans Barelang telah menyedot anggaran Otorita Batam (OB) sebesar Rp 400 Miliar yang dibangun dalam masa enam tahun (1992 – 1998). Jembatan Barelang ini memilik enam buah jembatan megah yang merupakan proyek vital sebagai penghubung jalur Trans Barelang yang membentang sepanjang 54 kilometer.
Sebenarnya nama Jembatan Barelang itu berasala dari tokoh-tokoh raja dari Kerajaan Melayu Riau pada abad 15-18 Masehi seperti Jembatan Tengku Fisabilillah untuk Jembatan Barelang I, Jembatan Nara Singa untuk Jembatan Barelang II, Jembatan Raja Ali Haji untuk Jembatan Barelang III. Kemudian Jembatan Sultan Zainal Abidin untuk Jembatan Barelang  IV, Jembatan Tuanku Tambusai untuk Jembatan Barelang V dan Jembatan Raja Kecik untuk Jembatan Barelang  VI.
Kini, Jembatan Barelang telah menjadi destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung yang datang ke Kota Batam. Biasanya jembatan  Barelang I menjadi pilihan pengunjung,  di sini terdapat semacam tugu yang tertuliskan “Barelang Bridge Batam” yang berlatarkan jembatan dan pulau-pulau sekitarnya.

Jembatan Barelang I yang disebut juga Jembatan Habibie ini bertipe cable stayed bridge membentang sepanjang . 642 x 350 x 38 meter menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Tonton  dengan ketinggian 38 meter dari permukaan laut. Bahkan ada yang menyebutkan struktur dan model jembatan ini mirip dengan Jembatan Golden Gate San Fransisco USA.
Penggunjung dapat hamparan pulau yang bertepian laut nan biru, kolaborasi angin darat dengan angin laut yang sepoi-sepoi  bisa membuat pengunjung terlena. Sesekali dapat terlihat lalu lalang kapal nelayan menjadi pemandangan yang mengesankan. Terutama bagi pencinta fotografi dapat memainkan kameranya dari berbagai engel.
Di sekitar jembatan Barelang I ini pengunjung dapat berfoto dengan berbagai macam gaya yang dipotret oleh fotografer setempat dan dapat dicetak secara langsung di sana. Tak hanya itu kita dapat juga mencicipi kuliner seafood yang dijajakan oleh masyarakat setempat.
Akan rugi rasanya bila datang ke Kota Batam tidak mengunungi dan mengabadikan moment di Jembatan Barelang I.
Lihat juga di Tumblr

———————————————————————————————————————————————
Bayu Haryanto – biasa disapa Ubay. Penikmat senja yang bermimpi untuk explore Indonesia dengan tagline #JajahNagariAwak. Pemotret yang suka dipotret. Perngkai kata dalam blog kidalnarsis.blogspot.com. Jejaring sosial Twitter @beyubay dan Instagram @beyubaystory.

Traveling  Explore  Journalism  Photograph  Writer  Share  Inspire

 ©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...