Monday, May 25, 2020

Situs Belanda Penyedia Foto Lawas Indonesia Era Kolonial

Situs Belanda Penyedia Foto Lawas Indonesia Era Kolonial
Suasana perkampungan Minangkabau di Singkarak pertengahan abad ke-19. Sumber KILTV Leiden University
Terkadang foto jadul memberikan cerita tersendiri. Terdapat kenangan yang dibagikan untuk setiap gambarnya. Seolah ada pesan yang dapat menjadi memori kolektif bagi setiap orang, kaum atau bangsa. 

Ketertarikan terhadap foto lawas ini erat kaitannya dengan hobi saya memotret foto bangunan. Detail bangunan dan bentuknya memberikan rangsangan di otak untuk terus mengabadikannya. Jika dilihat semua koleksi foto yang dimiliki bergenre landskap dan arsitketur. Keduanya saling berpadu mengisi album digital saya.

Mencari foto jadul itu terbilang gampang-gampang susah. Di era digital sekarang sudah banyak akun media sosial yang membagikan foto tempo dulu. Informasinya ada yang berbasis nasional dan ada yang sifatnya lokal seperti akun Instagram @padanghritage. Lebih spesifik lagi ada, misalnya para pencinta kereta api, otomotif, dan lainnya. Bahkan ada akun media sosial yang khusus mewarnai ulang foto lama (color grading) sehingga jadi lebih hidup.

Biasanya akun media sosial tersebut mengambil foto jadulnya dari situs lembaga arsip dan perpustakaan di Belanda yang bersifat open access. Ada juga yang merepro foto dari koleksi pribadinya. Ternyata ada sensasi tersendiri ketika mencari foto lama. Tertantang untuk berburu foto lawas lebih banyak dari berbagai sumber. 

Nah, berikut ini situs-situs Belanda yang menyediakan koleksi foto jadul Indonesia di zaman kolonia.

1. KITLV - Leiden University Libraries

Situs Belanda Penyedia Foto Lawas Indonesia Era Kolonial

Perpustakaan Universitas Leiden di Belanda ini memiliki banyak koleksi foto tentang Indonesia, terlebih Minangkabau ada banyak sekali koleksinya, Hampir tiap daerah ada beberapa foto jadulnya. Suku pedalaman Mentawai saja ada koleksinya

Perpustakaan Universitas Leiden terdapat bagian yang menyimpan koleksi khusus tentang Asia Tenggara yang tersimpan di lembaga Koninklijk Instituut voor Taal-Land-en Volkenkunde (KITLV) yang berpusat di Leiden. Lembaga ini telah ada sejak tahun 1851 dan membuka perwakilannya di Jakarta pada tahun 1969.

KITLV fokus untuk mengumpulkan informasi dan meneliti mengenai keadaan masa kini dan lampau daerah-bekas koloni Belanda. Dulu lembaga ini berdiri sendiri, sejak 1 Juli 2014 Perpustakaan KITLV di Leiden dan di Jakarta bergabung dengan Perpustakaan Universitas Leiden.

Alamat situnya https://digitalcollections.universiteitleiden.nl 

2.  Tropenmuseum Amsterdam - NMVW Collection and Library

Situs Belanda Penyedia Foto Lawas Indonesia Era Kolonial

Tropenmuseum ini salah satu museum etnografi dan antropologi terbesar di Amsterdam yang telah eksis sejak tahun 1864. Museum ini banyak menyimpan koleksi benda-benda sejarah peninggalan bekas negara koloni Belanda, termasuk Indonesia.

Ada berbagai lukisan, wayang, alat musik, patung, senjata kuno, artefak tekstil, hingga rempah-rempah Indonesia. Terpenting adalah koleksi fotonya yang bisa diakses secara digital. Tropenmuseum ini paling banyak memiliki koleksi peninggalan dari Indonesia. Kumparan memberitakan ada 370 ribu koleksi dan 260 ribu foto yang dimiliki Tropenmuseum. 

Sejak 2017, Tropenmuseum bergabung dalam lembaga The National Museum of World Cultures (NMVW) bersama Museum Afrika di Berg en Dal, Museum Volkenkunde di Leiden dan Wereldmuseum di Rotterdam. NMVW memiliki koleksi hampir 450.000 objek, 260.000 foto dan sekitar 350.000 item film dokumenter dan materi video.

Alamat situnya https://collectie.wereldculturen.nl

3. Rijkmuseum Amsterdam

Situs Belanda Penyedia Foto Lawas Indonesia Era Kolonial

Rijkmuseum Amsterdam merupakan museum yang paling terkenal dan banyak dikunjungi di Belanda. Rijksmuseum sering berpindah-pindah lokasi mula didirikan di Den Haag pada 9 November 1798 dan pindah ke Amsterdam pada tahun 1808.


Museum nasional Belanda ini menyimpan koleksi seni dan sejarah yang cukup banyak, termasuk di antaranya koleksi foto dari Indonesia dan Minangkabau. Ada sekitar 1 juta objek yng berasal dari tahun 1200 hingga 2000. Sekitar 8.000 objek saat ini dipajang di Rijkmuseum Amsterdam,

Alamat situnya https://www.rijksmuseum.nl 

4. Collectie Nederland


Situs Collectie Nederland ini menjadi wadah bagi 100 museum dan lembaga lainnya di Belanda yang saling terintegrasi dalam satu platform media digital yang dapat diakses secara bebes oleh masyarakat luar. Situs ini merupakan bagian dari Rijksdienst Voor Het Cultureel Erfgoed Ministerie Van Onderwijs Cultuur En Wetenschap. Dalam situs ini menyimpan 5894201 karya seni, monumen, dan benda lainya.

Mengingat lembaga arsip dan perpustakaan sudah berbasis digital sehingga ini akan sangat memudahkan untuk mencari koleksinya. Terpenting keyword untuk penelusurannya harus tepat. Untuk situs luar negeri sebisa mungkin nama lokasinya menggunakan bahasa asing, biasanya Inggris dan bahasa Belanda. Harus sabar dan rajin menguliknya.

Ketika menemukan foto jadul yang dituju, pasti ada rasa takjub. Suasana tempo dulu tersebut ada yang masih relevan dengan kondisi sekarang, ada juga yang sudah jauh berubah hingga telah lenyap digantikan dengan suasana yang baru.

Bagi para pencinta sejarah yang mengoleksi foto jadul, para peneliti hingga mahasiswa dapat memanfaatkan situs-situs tersebut untuk dijelajahi lebih dalam dan dapat dipetik pembelajaran yang sangat berharga.

Foto yang disajikan ini berkisar dari abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20. Setidaknya dari koleksi foto lawas ini dapat yang diakses secara digital dan melihat wajah Indonesia dalam suasana yang berbeda dengan bernostagia kembali ke zaman kolonial. Selamat mencoba mengaksesnya!
——————————————————————————————————————————————————
©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

16 comments:

  1. Aku juga sering mencari-cari koleksi foto ataupun peta zaman penjajahan di Leiden. Kalau dapat biasanya langsung kusimpan beserta sumbernya ahhahahahah.
    Jadi bisa buat bukti sejarah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekarang cari foto foto jadu lebih mudah gk musti ribet ribet lagi. Terlebih jika disana banyak foto daerah kita sendiri jadi lebih seru bisa nostagia

      Delete
  2. ada sensasi tersendiri ketika melihat foto-foto jadul, semacam rasa seperti memasuki lorong mesin waktu..

    -traveler paruh waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul baang. Nostagia gimana gitu meski belom pernah merasakan di zaman tersebut tapi memang seolah jadi lorong waktu gitu sih

      Delete
  3. Wah, akhirnya Ubay buka2an hehehe...
    Makasih infonya ya Bay

    djangki | Avant Garde

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang udah diniatkan bg tapi gk jadi jadi nulisnya. Selamat menemukan foto jadul daerahnya hehe

      Delete
  4. Langsung buka link deh.
    Karena banyak heritage di Bandung yang saya pingin fotonya
    Tapi ternyata ngga mudah ya?
    Bookmark ah

    ReplyDelete
  5. Serius ni artikel kritis banget. Aku belum pernah ke Padang. Pengen banget 😭😎

    Doakan kapan" bisa ke Sumatra 🙇‍♀️

    ReplyDelete
  6. Wah tahu aja kak, wah aku suka ni lihat foto foto spt ini.
    Makasih infonya ya kak

    ReplyDelete
  7. Aku baru tahu lho kak. Jadi penasaran untuk buka dan cari tahu tentang foto2 yang ada di museum batik yang pernah aku lihat. Apalagi ini bisa sampe abad ke-19 gitu

    ReplyDelete
  8. Waaw...takjub aku.
    Banyak sekali "harta karun" Indonesia yang justru di simpan di web luar negeri.
    Apakah ini barang (asli) peninggalan sejarahnya masih ada?

    ReplyDelete
  9. Sejarah yang merekam masa lalu. Selalu dibuat merinding kalau menemukan jejak jejak masa lalu

    ReplyDelete
  10. Segera mampir ke laman - laman ini ah, pasti banyak foto bercerita yang mengagumkan.

    ReplyDelete
  11. Wahh makasih banyak bang ubay, dulu aku banyak nyari foto2 jadul di group heritage atau Tropenmuseum. Skrg jadi lebih banyak lagi referensi nya

    ReplyDelete
  12. Saya senang bisa melihat foto2 pertambangan timah pulau belitung era kolonial sejarah tambang timah yg smpai saat ini masih jadi bagian mata pencaharian sbagian msyarakat belitong.. walau bngunan2 bersejarah sudah bnyak yg rusak.. namun sebagian masih ttp berdiri smpai saat ini.. jd bisa tau keadaan pertambangan timah dlu.. dn jd tau bagai mana kejayaan era pertambangan timah dlu.. terima kasih atas linknya bro.. semoga sukses sllu.. ini bisa jd bahan edukasi sejarah belitong buat anak2 nanti.. 😁🙏

    ReplyDelete