Thursday, January 3, 2019

Pantai Muaro Bantiang dengan Pesona Barisan Pohon yang Instagenik


Kabupaten Pesisir Selatan kaya akan keindahan baharinya. Gugus pulau dan pantainya yang cantik terkadang membuat siapa saja yang berkunjung akan takjub. Ada satu tempat yang bisa menjadi pilihan untuk menikmati akhir pekan atau sekedar "mager-an" di alam. Pantai Muaro Bantiang namanya.

Monday, December 31, 2018

Batu Kalang, Pantai Bebatuan Indah di Tepi Teluk Mandeh


Ondeh Mandeh...! Akhirnya saya bisa kembali lagi ke tempat ini. Sudah sekian lama saya tidak mengunjungi Mandeh, salah satu destinasi wisata yang cukup tenar di Ranah Minang. Mandeh sendiri merupakan kawasan wisata terpadu bahari yang telah ditetapkan secara nasional, letaknya di Kabupaten Pesisir Selatan dan sebagian Kota Padang. 

Thursday, December 27, 2018

Melirik Jejak Perkeretaapian di Kota Tabuik Pariaman


Kota Pariaman menjadi salah satu dari sekian daerah di Minangkabau yang memiliki jalur perekeretaapian dan masih dapat dinikmati hingga saat ini. Transporasi masal ini telah eksis sejak zaman Kolonial Hindia Belanda. Memang, soal perkeretaapian di Ranah Minang tidak begitu populer dibandingkan di Pulau Jawa.

Saturday, October 27, 2018

5 Pemandian Alam yang Menyajikan Spot Foto Underwater di Minangkabau


Sumatra Barat kaya akan pemandian alamnya. Sangat alami, jernih dan menyegarkan. Ada yang sudah terkenal sejak zaman kolonial, ada juga yang memang baru hits di era para pengguna Instagram. Saat ini, menikmati keindahan dalam air pun menjadi trend tersendiri dan banyak diabadikan oleh masyarakat.

Saturday, September 29, 2018

Kerkhof Sawahlunto Kuburan Belanda dan Kejayaan Kota Tambang Batubara


Sawahlunto merupakan sebuah daerah di Minangkabau yang memiliki sejuta kisah. Terlahir dari  cerita tambang batu bara hingga pernak pernik kehidupan masyarakatnya. Hal ini menarik untuk ditelusuri, jejaknya masih terjaga. Padahal, kota yang sempat dikatakan mati ini, kembali hidup. Menyelami tiap sudut Kota Sawahlunto tidak akan mengecewakan, terlebih para pencinta heritage

Beberapa minggu belakangan ini, cuaca sedang tidak bersahabat. Bentar hujan, bentar cerah. Begitu pula saat berangkat menuju Kota Sawahunto. Dari Kota Padang, saya bersama Rinaldi pergi dengan menggunakan sepeda motor. Menembus rintikan hujan yang tidak berhenti, bahkan kian lebat selama hampir 3 jam perjalanaan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...