Sunday, June 3, 2018

7 Kuliner Khas Kabupaten Solok Selatan yang Wajib Dicoba


Kabupaten Solok Selatan mempunyai banyak cerita dan kisah. Semuanya itu tergambar dari bentang alamnya yang mempesona. Begitu juga keberagaman budaya yang mengakar sejak dulu hingga zaman now saat ini. Menjelajah Kabupaten Solok Selatan untuk setiap jengkalnya, tidak lengkap rasanya bila tidak mencicipi kulinernya.

Friday, May 18, 2018

Lubuk Minturun Pesona Pemandian Alam dan Jejak Zaman Penjajah

Lubuk Minturun mempunyai banyak sekali objek wisata dan sudah dikenal lama sebagai tempat pemandian alam di Kota Padang. Keindahan alamnya dan suasananya yang masih alami ini menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menghabiskan hari liburnya.

Daerah ini berada di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Sekitar 20 km ke arah utara dari pusat kota.

Akses menuju daerah ini sangat baik, bisa dilalui oleh segala jenis kendaraan, tapi minim untuk angkutan umum. Ada baiknya menggunakan kendaraan pribadi.

Saturday, May 5, 2018

6 Macam Kuliner Khas Kabupaten Pesisir Selatan Bikin Ketagihan



Kabupaten Pesisir Selatan memiliki beragam destinasi wisata, terutama sangat unggul di sektor baharinya. Memang daerah dengan julukan negeri sejuta pesona ini, mempunyai kuliner khas yang dapat menggoyang lidah para pengunjungnya dan patut untuk dicoba. Memang jika berwisata itu tidak akan lengkap bila tidak mencicipi kulinernya.

Wednesday, April 18, 2018

Istano Tuanku Rajo Bagindo Balun, Satu dari Empat Istana yang Dimiliki Solok Selatan


Banyak yang tidak menyetahui bila Kabupaten Solok Selatan memiliki sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu. Kerajaan ini dipimpin oleh 4 raja sekaligus dengan fungsi dan tugasnya masing-masing. Salah satunya Raja Tuanku Rajo Bagindo.

Raja ini berasal dari Suku Kapai 24 yang berfungsi sebagai Rajo Adat dan mempunyai kebesaran Kain Langko Puriang. Raja ini berwenang dalam menangani urusan adat (adat jo limbago), ekonomi, dan menguasai Tambo Alam.

Sunday, April 15, 2018

Kota Tua Padang dan Jejak yang akan Hilang



Kota Tua Padang begitulah ceritanya. Ketika itu, pagi tiba. Mentari mewarnai perjalanan pulang. Berlayar semalaman dan menyebar jala. Lelah dan tetap ada yang menunggu. Senyuman hangat mereka di depan pintu rumah.

Menjadi pelipur letih. Nelayan dan pelabuhan kehidupan. Sekilas perjalanan panjang itu silih berganti, merubah wajah kota dan pelabuhan yang terpadat di zamannya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...