Showing posts with label Kota Sawahlunto. Show all posts
Showing posts with label Kota Sawahlunto. Show all posts

Monday, March 16, 2026

Mari Cicipi Kuliner Legendaris Minangkabau

Kuliner Legendaris Minangkabau

Setiap kota di Ranah Minang selalu punya cerita yang tersimpan dalam cita rasa. Dari bumbu yang diracik turun-temurun hingga cara memasak yang diwariskan lintas generasi, kuliner menjadi identitas yang tak terpisahkan dari sebuah daerah. 

Keberagamaan kuliner di Minangkabau menjadi warisan budaya yang menghadirkan ragam hidangan legendaris dengan rasa kuat, rempah melimpah, dan karakter yang khas. Bagi para penikmat kuliner, mencicipi makanan khas suatu daerah bukan sekadar soal kenyang, tetapi tentang merasakan sejarah dan tradisi di setiap suapan. 

Tuesday, March 4, 2025

Menikmati Urban Heritage City di Ranah Minang

Urban Heritage City Sumatera Barat

Bicara urban heritage city, Sumatera Barat juga memilikinya. Secara konsep suatu daerah yang memiliki warisan perkotaan baik itu berupa bangunan bersejarah, kawasan budaya, dan kehidupan masyarakat, bisa dikatagorikan sebagai urban heritage city. 

Dalam perkembangannya warisan kota pusaka ini dimanfaatkan menjadi salah satu urban heritage tourism, kegiatan wisata yang bertujuan untuk melihat dan menikmati warisan perkotaan tersebut.

Thursday, October 3, 2024

Silo Gunung dan Kisah Berlayarnya Arang Ombilin

Silo Gunung

Siang, dan matahari di Padang begitu teriknya, seakan memberi sinyal hari ini ada cerah. Langit biru dengan barisan awan bergerak menuju Samudera Hindia. Laju kereta semen menderu memasuki area Pelabuhan Teluk Bayur. Debu menghitam yang mengudara dari para "kendaraan berbadan besar" itu turut memberi nuansa yang berbeda. 

Wednesday, November 15, 2023

Galanggang Arang Wujud Aktivasi Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto

Sawahlunto

Sudah tujuh tahun berjalan setelah penetapan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) sebagai warisan dunia terdapat kisah tersendiri dalam pengelolaanya. Upaya pelestarian terus diupayakan demi menjaga keberlanjutan hasil kebudayaan asal Ranah Minang ini. Namun, terdapat problema tersendiri. Butuh sinergi dan kolaborasi berbagai kalangan. 

Perlu diketahui WTBOS ini terdiri dari tiga area yang meliputi kawasan pertambangan batubara beserta infrastruktur pendukungnya di Kota Sawahlunto, sistem transportasi perkeretaapian dan fasilitas pelengkapnya sebagai sarana untuk pengangkutan batu bara di 7 Kabupaten/Kota (Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok,  dan Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang)  dan gudang penyimpanan batubara Silo Gunung di  Pelabuhan Teluk Bayur Kota Padang.

Friday, September 10, 2021

Komunitas Estafet Pelestarian Warisan Dunia Tambang Ombilin Sawahlunto


Pacsa ditetapkannya Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto atau Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto sebagai warisan budaya dunia menjadi suatu kebanggaan dan tantangan tersediri. Keberlanjutannya menjadi hal yang selalu disoroti dalam berbagai kesempatan, entah itu implementasinya atau program pelestariaannya.

Sawahlunto bagi saya memiliki romansanya tersendiri, pertama kali menginjakan kaki di kota batubara ini ketika saya ikut pelatihan jurnalisitk tingkat nasional. Dalam kegiatan itu ada city tour-nya pergi melihat kota tua dan museum kereta api. Kira-kira tahun 2012 lalu. Sawahlunto sendiri memberikan kesan yang menyenangkan.

Sawahlunto tumbuh menjadi kota tambang yang berkembangan dengan pesat pada akhir abad ke-19. Sawahlunto lahir dari dampak berkembangannya revolusi industri di Nusantara menciptakan wajah kota yang sangat epik dengan keberagaman masyarakat, budaya, arsitektur, dan teknologinya.

Wednesday, June 9, 2021

Nostagia Menjelajah Warisan Tambang Dunia Sawahlunto

Warisan Tambang Dunia Sawahlunto

Sawahlunto, kota kecil di pedalaman Minangkabau yang kesohor semasa pemerintah Hindia Belanda. Sawahlunto lahir berkat ditemukannya kandungan batubara oleh peneliti Hindia Belanda yang melakukan ekspedisi ke pedalaman Minangkabau jelang akhir abad ke-19 lalu. Tokoh yang berjasa kala itu de Grave. 

Saturday, September 29, 2018

Kerkhof Sawahlunto Kuburan Belanda dan Kejayaan Kota Tambang Batubara


Sawahlunto merupakan sebuah daerah di Minangkabau yang memiliki sejuta kisah. Terlahir dari  cerita tambang batu bara hingga pernak pernik kehidupan masyarakatnya. Hal ini menarik untuk ditelusuri, jejaknya masih terjaga. Padahal, kota yang sempat dikatakan mati ini, kembali hidup. Menyelami tiap sudut Kota Sawahlunto tidak akan mengecewakan, terlebih para pencinta heritage

Beberapa minggu belakangan ini, cuaca sedang tidak bersahabat. Bentar hujan, bentar cerah. Begitu pula saat berangkat menuju Kota Sawahunto. Dari Kota Padang, saya bersama Rinaldi pergi dengan menggunakan sepeda motor. Menembus rintikan hujan yang tidak berhenti, bahkan kian lebat selama hampir 3 jam perjalanaan.

Monday, May 14, 2012

Mak Itam Sang Legenda Sawahlunto

Sinar matahari di awal bulan Maret begitu teriknya, sekumpulan juranalis kampus se-Sumatra yang mengikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) mengenai Jurnalisme Siber berkesempatan datang untuk mengunjungi "Mak Itam", salah satu ikon wisata kota tua di Sawahlunto, Selasa (06/03/2012).

Kota Sawahlunto sebagai salah satu kota tambang batubara di Sumatra Barat. Pada abad pertengahan ke-19 Sawahlunto tidak bisa dipisahkan dari Mak Itam, ketika Ir.Willem Hendrik de Greve tahun 1868 yang ditugaskan oleh Gubernur Kolonial Hindia Belanda melakukan ekspedisi ke pedalaman Minangkabau dan menemukan kandungan deposit batubara di Sungai Ombilin, salah satu sungai di Sawahlunto. Kemudian eksplorasi batubara pun mulai diproduksi sejak tahun 1892 hingga 2000-an.