Thursday, April 2, 2026

Toko Kopi Bakeri

Toko Kopi Bakeri

Strolling Around Kota Tua Padang Cari Toko Kopi Bakeri

Pagi itu saya memutuskan untuk berjalan santai menyusuri Kawasan Kota Tua Padang. Selalu dan menjadi seperti template rutinitas jika ke kawasan Kota Tua Padang akan dimulai dari hanya sekedar joggingwalking sembari mendokumentasikan bangunan tua, menikmati suasana hingga mencicipi kuliner legend di kawasan ini. 

Aktivitas walking saya pilih. Setiap akhir perjalanan selalu saya singgah ke Pasar Tanah Kongsi. Salah satu spot gastronomi yang legendaris di Kota Padang. Awalnya cuma ingin jalan-jalan biasa sembari cari mi tiau alias kwetiau, tapi siapa sangka, di tengah koridor pasar itu, saya menemukan sebuah kedai kopi hidden gem. Dalam hati, wah ada yang baru nih di Kawasan Kota Tua Padang.

Namanya Toko Kopi Bakeri. Serius, tidak menyangka banget nemu tempat sekeren ini yang berpadu di tengah  hiruk pikuk suasana Pasar Tanah Kongsi yang old vibes banget. Ternyata tempatnya baru buka sejak September 2025. Pantes saja bulan sebelumnya melihat ada perubahan salah petak toko seperti ada kehidupan baru yang akan menggeliat. 

Toko Kopi Bakeri ini meski baru berdiri tapi auranya jadulnya sangat terasa sekali karena secara tidak langsung sudah menyatu dengan kawasannya. Konsepnya sengaja disesuaikan dengan lokasinya yang berada di kawasan bangunan tua. Bisa dibilang sederhana tapi estetik banget.

Toko Kopi Bakeri

Apabila sampai bisa dilihat papan nama tempatnya "Toko Kopi Bakeri" dianjutkan di bawahnya ada kalimat "Tempat Produksi Kopi dan Roti, Menjual Kopi Bubuk, Biji Kopi Robusta, Arabika, Excelsa. Aneka Roti. Jasa Sangrai Kopi dan Giling Kopi."  Jika dibaca dengan seksama sangat lengkap untuk dunia perkopian. Mulai dari tersedia biji, pengolahannya hingga produksi minuman kopi serta ada aneka kue dan rotinya.

Tempat produksinya tidak luas semua menyatu dalam satu tempat sehingga siapa saja bisa melihat semua prosesnya. Untuk yang ingin menikmati minuman kopinya di tempat (dine in) itu ada spot-nya, memang tidak banyak spot untuk duduknya karena memang halamannya itu menjadi area untuk waiting bagi yang take away.

Memang, secara yah luas area ruko-ruko di Pasar Tanah Kongsi ini sangat mini, tidak seperti ruko di area pasar pada umumnya. Ini yang menjadi ciri khas jika memasuki koridor Pasar Tanah Kongsi. Bangunannya bergaya shopehouse ini memiliki pola ruang persegi panjang, berlantai dua, beratap genting, dan didominasi oleh struktur bangunan dari kayu.

Toko Kopi Bakeri
Toko Kopi Bakeri

Masuk ke area depan tokonya akan disambut oleh etalase rak tiga tingkat berbahan besi dan kayu yang dicat hitam coklat.  Toples-toples bening besar berisi biji kopi berjejer rapi di atas rak ini. Setiap toples ini sudah ada merk biji kopinya jadi para pencita kopi bisa memilih sesuai dengan selera. Bisa dibilang toples-toples ini menjadi spot ikonik yang menarik dan tidak ada di tempat lain di Ranah Minang.

Jika pernah melihat Toko Kopi Ko Afung di Metro Atom Plaza, Pasar Baru, Jakarta Pusat, bisa jadi mirip-mirip dengan Toko Kopi Bakeri. Hanya saja secara konsep serupa tapi dari cara sajian dan kondisinya yang berbeda. Pokoknya sama-sama unik deh.

Toko Kopi Bakeri
Toko Kopi Bakeri

Di rak kedua menampilkan juga biji kopi dan cake yang dibuat sendiri oleh ownernya. Selain rak-rak biji kopi, ada juga mesin roasting yang modern dan etalsasi kaca untuk menyajikan donat jadul dan cake-lainnya. Jika beruntung pengunjung bila melihat secara langsung biji kopi yang sedang dipanggang, asap yang mengepul dan aroma kopi yang pekat langsung menyambut begitu tiba.

Ternyata, awalnya owner hanya ingin membuat dan menjual kopi bubuk. Sesuai namanya, “Toko Kopi Bakeri” memang lebih dulu dikenal sebagai toko yang menjual produk kopi, bukan minuman. Mereka menjual berbagai varian biji kopi dari seluruh Indonesia. Dari Arabika Toraja Enrekang sampai Tan Mudo Bukit Gompong, semuanya ada. 

Owner-nya sendiri adalah seorang petani kopi yang memutuskan membuka bisnis kopi di Padang. Jadi, Toko Kopi Bakeri di sini bukan sekadar tren coffee shop, tapi menjadi cerita dan perjalanan hidup.

Toko Kopi Bakeri

Awalnya sih tidak menjual minuman kopi. Hanya biji dan bahan kopi. Tapi karena makin banyak yang penasaran dan suka dengan konsep tokonya, akhirnya sekarang bisa menikmati racikan kopi langsung di tempat. Bahkan, para penikmat kopi bisa pilih biji kopi favorit dan request diracik sesuai selera.

Saya selalu memesan menu kopi, hot Latte. Toko Kopi Bakeri juga menawarkan cold brew, dirty latte, dan sebenarnya saya tertarik juga ingin belajar bikin kopi. Kabarnya setiap sore itu ada sesi belajar kopi juga, pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan, teknik pouring, sampai ngobrol santai soal karakter rasa. Rasanya bukan cuma ngopi, tapi dapat experience.

Toko Kopi Bakeri
Toko Kopi Bakeri

Sekarang minuman Toko Kopi Bakeri pun sudah tersedia, sudah di-blend dengan racikan khasnya. Tapi tetap, tentunya bisa request biji sesuai selera. Buat yang pencinta kopi, tempat ini surganya. Oh ya, jangan lupakan bakery-nya. Saya pernah coba donat jadulnya. Enak, empuk dan dapat menjadi teman untuk ngopi. 

Hal yang membuat saya makin jatuh hati adalah vibes-nya. Duduk di tengah Pasar Tanah Kongsi, dengan bangunan tua di sekeliling, menikmati kopi yang diracik dari biji pilihan itu rasanya asik banget. Kadang, pengalaman yang paling berkesan itu bukan soal destinasi yang populer, tapi secangkir kopi hangat di sudut kota yang tak terduga memberikan experience yang tidak terlupakan.

Kalau lagi strolling around Kota Tua Padang, jangan lupa sempatin mampir ke Toko Kopi Bakeri.

©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

No comments:

Post a Comment