Tuesday, February 24, 2015

Jembatan Barelang, Ikon Kota Batam

Tidak ke Batam bila belum singgah dan bermain sejenak di jembatan Barelang. Jembatan ini telah menjadi ikon Kota Batam, bahkan telah populer sebagai landmark-nya Pulau Batam. Apabila Kota Jakarta identik dengan Monas maka orang akan mengidentikan Kota Batam dengan Jembatan Barelang (Barelang Bridge).
Jembatan Barelang memiliki singkatan Batam, Rempang, Dan Galang yang menghubungkan beberapa pulau seperti  Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Setokok, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Pulau tersebut masuk kedalam wilayah adminstrasi Kota Batam, Kepulauan Riau, sekitar 25 kilimeter dari pusat kota.

Friday, January 9, 2015

Terkadang Cinta


Terkadang kita lupa dan tak menyadai. Kala cinta itu memang datang saat pertemuan pertama. Tanpa diundang. Tanpa direncanakan. Terjadi begitu cepatnya melebihi kecepatan cahaya.

Bermula dari pertemuan maka menjadi awal mula juga dari bencana. Harus siap dan yakin. Ketika dua hati yang terjalin oleh benang asmara. Semakin kuat terikat hingga suatu saatnya akan rapuh. Putus dimakan lemahnya kepercayaan dan keteguhan hati.

Cinta juga akan mudah pergi, semudah jatuh cinta. Menjadi debu yang mudah hilang tersapu angin, mudah larut berbawa aliran air. Lenyap, menyisakan kesedihan dan kepedihan hati. itulah cinta. Tak banyak yang mengerti sejauh mana cinta itu bermakna.

—————————————————————————————————————————————————
Bayu Haryanto – biasa disapa Ubay. Penikmat senja yang bermimpi untuk explore Indonesia dengan tagline #JajahNagariAwak. Pemotret yang suka dipotret. Perngkai kata dalam blog kidalnarsis.blogspot.com. Jejaring sosial Twitter @beyubay dan Instagram @beyubaystory.

Traveling ■ Explore ■ Journalism ■ Photograph ■ Writer ■ Share ■ Inspire

 ©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

Menangkap Senja dan Menikmati Indahnya Kebersaman dari Bukit Nobita



Tak ada rencana sebelumnya, hanya melalui diskusi kecil di Chat Massanger Line untuk pergi meet up jilid kedua. Sebelumnya kami dari pejuang @BerbaginasiPDG sudah melakukan hal serupa untuk sekedar berkumpul dan bersilaturahmi dengan menjelajahi Gunung Padang dan pada kesempatan kali ini bakalan mencoba mendaki Bukit Nobita.

Romantisnya Panorama Malam Kota dari Gunung Padang


Angin begitu terasa kencang, sama halnya dengan aroma laut yang begitu terasa sekali. Deburan ombak yang tinggi, masih menggulung-gulung menghantam dinding pantai, sisa hujan masih membawa awan gelap dan mendung kala itu.

Motor ini berhenti tepat menghadap gerbang menuju Objek Wisata Gunuang Padang. Pada sore itu tepatnya, dalam suasana libur hari Natal 25 Desember 2014 para pejuang @BerbaginasiPDG berkumpul untuk sekedar bersilaturahmi sekaligus menjelajah. Ceritanya meet up gitu.

Bisa dibilang saya pertama yang datang. Kami berjanji berkumpul di tempat parkiran objek wisata ini. Tidak berapa lama om @EriEndribel bersama @whitakaka tiba, disusul dengan om @extariq bersama pak komandan @bennybern kemudian terakhir abang @atuakkk.

Yuk ke Bukit Nobita, Temukan Sensasi Berfoto Berlatarkan Kota Padang


Bagi pencinta film kartun Doraemon pasti akan mengetahui salah satu adegan yang selalu dilakukan tokoh bernama Nobita, ia selalu pergi menaiki bukit yang berada di belakang sekolahnya, bila ingin membolos sekolah atau untuk sekerdar bermain bersama teman-temannya hingga memilih untuk menyendiri di puncak bukit itu. Betapa tidak, pemandangan seantero kota dapat terlihat jelas.

Ternyata bukit tersebut ada juga loh di Kota Padang. Itulah Bukit Nobita, untuk sebutannya yang entah sejak kapan nama tersebut melekat, begitu komersial dan menarik sekali. Dari ketinggian bukit ini pemandangan seluruh kota akan nampak seutuhnya layaknya bukit yang berada di belakang sekolah Nobita maka disebut pula dengan nama Bukit Nobita.

Thursday, December 18, 2014

Menangkap Senja Pantai Taman Muaro Lasak






—————————————————————————————————————————————————
Bayu Haryanto – biasa disapa Ubay. Penikmat senja yang bermimpi untuk explore Indonesia dengan tagline #JajahNagariAwak. Pemotret yang suka dipotret. Perngkai kata dalam blog kidalnarsis.blogspot.com. Jejaring sosial Twitter @beyubay dan Instagram @beyubaystory.

Traveling ■ Explore ■ Journalism ■ Photograph ■ Writer ■ Share ■ Inspire

 ©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

Pantai Carolina Sudut Lain Keindahan Pesisir Padang

Pantai Carolina terletak di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat. Pantai ini hanya berjarak 12 kilometer dari pusat kota Padang.  Bila dilihat dari udara pesisir pantai ini berbentuk huruf “W” atau seperti gambar hati/love.

Pantai Carolina memiliki pemandangan alam yang indah, secantik namanya. Dengan pasir pantai yang putih bersih dan air laut yang biru merupakan suatu perpaduan warna yang sangat menakjubkan. 

Pantainya landai, pasirnya lembut, lautnya tenang, sehingga cocok untuk bermain pasir, berenang, berlayar dengan perahu, naik banana boat, atau sekadar duduk-duduk.

[Puisi] Bingkai

Debu yang melekat membuatnya lusuh
AKu pandangi dan aku kembali menggurai cerita
Bingkai itu buka kenangan
Aku kembali, ibu...

Selembar foto lusuh yang terbingkai indah
Mengingatkan aku dengannya
Aku dan ibuku..

Hadirmu damaikan jiwaku
Dekapanmu hangatkan hari-harilku
Aku ingin selalu bersamamu
Aku selalu merindumu, ibu..

Tapi, apa yang selama ini telah ku lakukan
Aku pergi dan tak peduli akan kasihmu
Dalam tiap bait doa yang dilantunkan kepada-Nya.
Selalu lindungiku

Maafkan anakmu ini
Air mata yang basahi muka ini
Tak mampu hadirkan wujudmu
Hadirkan dalam kehidupanku
Lama tak berjumpa dan engkau telah kembali pada-Nya.

Bingkai ini menjawab kerinduanku
Setiap detik yang berlalu
Pergi dan menjauh
Sepertimu, ibu..

Aku rindumu, Ibu...

Padang, 17 Desember 2014


—————————————————————————————————————————————————
Bayu Haryanto – biasa disapa Ubay. Penikmat senja yang bermimpi untuk explore Indonesia dengan tagline #JajahNagariAwak. Pemotret yang suka dipotret. Perngkai kata dalam blog kidalnarsis.blogspot.com. Jejaring sosial Twitter @beyubay dan Instagram @beyubaystory.

Traveling ■ Explore ■ Journalism ■ Photograph ■ Writer ■ Share ■ Inspire

 ©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

Wednesday, December 3, 2014

[Puisi] Lenyap Dalam Senja


Perputaran waktu yang berlalu
Aku tetap sendiri
Aku sendiri
Kini mereka pergi
Jauh dan menjauh dari diriku

Aku terjangkit
Ia, ia itu HIV
Merenggut hari-hariku
Melenyapkan impuanku

Aku selalu berdiri
Menatap petang
Menunggu hangatnya
Hanya sendiri
Bersama senja yang perlahan lenyap.

Padang, 02 Desember 2014.


Terimakasih untuk iven Posko Baca Puisi UKM Kesenian Proklamator Universitas Bung Hatta dalam rangka peringatan hari HIV/AIDS Sedunia.



—————————————————————————————————————————————————
Bayu Haryanto – biasa disapa Ubay. Penikmat senja yang bermimpi untuk explore Indonesia dengan tagline #JajahNagariAwak. Pemotret yang suka dipotret. Perngkai kata dalam blog kidalnarsis.blogspot.com. Jejaring sosial Twitter @beyubay dan Instagram @beyubaystory.

Traveling ■ Explore ■ Journalism ■ Photograph ■ Writer ■ Share ■ Inspire

 ©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

Wednesday, November 5, 2014

Taman Muaro Lasak Baru Tapi Seakan Terlupakan


Deburan ombak yang membasahi pasir di pantai, hamparan lautan hingga pesona matahari terbenam masih menjadi pilihan masyarakat untuk refrashing menyegarkan pikiran dan badan bersama keluarga atau berkumpul bersama teman sebaya bercanda gurau menghabiskan hari. Kota Padang yang memiliki pesisir pantai yang luas, menjadi perhatian pemerintahnya untuk dijadikan objek wisata dan tempat hiburan keluarga.

Di akhir tahun 2013, Pemerintah Kota Padang membangun sebuah taman sekaligus objek wisata baru yang bernama Taman Muaro Lasak. Menambah sederetan taman di Kota Padang yang kurang lebih berjumlah 43 taman. Pembuatan taman ini sebagai komitmen Pemko dalam mewujudkan 30 persen dari wilayah kota sebagai sebagai kawasan terbuka hijau melalui Program Pengembangan Ruang Kota Hijau (P2RKH).

Taman yang di klaim sebagai tempat rekreasi baru di Kota Padang yang berkelas internasional ini berada di jalan Samudra masih dalam kawasan Pantai Purus Padang, Kelurahan Rimbo Kaluang , Kecamatan Padang Barat, bersebelahan dengan kawasan Taman Bermain Anak Rimbo Kaluang. dan padepokan pelatihan silat.

Cukup mudah menemui taman ini. Bila usai melintasi jembatan Purus dan menengok ke arah lautan akan ada bangunan semacam monumen sebagai penanda, dengan tulisan “Taman” yang berwarna merah, kemudian di bawahnya ditulis “Muaro Lasak” yang berwarna abu-abu. Bahkan di taman ini juga terdapat peta untuk menujukan fasilitas apa saja yang ada di taman ini.

Di monumen yang bertuliskan “Taman Muaro Lasak” ini banyak masyarakat yang memanfaatkannya untuk berfoto-foto dan di-share pada akun jejaring sosial seperti facebook atau twitter. Hal tersebut juga saya lakukan dengan mengunggah foto monumen tersebut ke Twitter dengan mention akun @infoSumbar. Hasilnya banyak pengguna twitter yang me-retwit postingan saya dan bertanya dimana lokasi taman ini.

Memang, banyak masyarakat yang tidak mengetahui keberadaan taman ini, sebab taman ini masih proses pembangunan meski pengunjung bisa menikmati taman ini, sebelum Pemko meresmikannya. Mungkin sebagian yang mengetahuinya informasinya dari mulut ke mulut atau melalui jejaring sosial seperti yang saya lakukan. Di twitter saja Taman Muaro Lasak sudah memilik akun dengan nama @muaro_lasak meski belum ada followers.

Sebagai objek wisata baru, taman ini juga memiliki menjadi pilihan masyarakat Kota Padang untuk berlibur dan tidak ada salahnya singgah sejenak ke Taman Muaro Lasak.

———————————————————————————————————————————————
Bayu Haryanto – biasa disapa Ubay. Penikmat senja yang bermimpi untuk explore Indonesia dengan tagline #JajahNagariAwak. Pemotret yang suka dipotret. Perngkai kata dalam blog kidalnarsis.blogspot.com. Jejaring sosial Twitter @beyubay dan Instagram @beyubaystory.

Traveling ■ Explore ■ Journalism ■ Photograph ■ Writer ■ Share ■ Inspire

 ©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.